Apa kabar semuanya, Senang rasanya dapat menyapa anda semua. Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sebuah postingan tentang beberapa contoh alat musik tradisional beserta daerah asalnya.

Sebelum menyebutkan contoh alat musik tradisional, terlebih dahulu saya akan menuliskan pengertian alat musik tradisional. Secara artian, Alat musik tradisional dapat diartikan sebagai alat-alat musik yang berkembang secara turun temurun untuk mengiringi lagu-lagu daerah di tempat asal berkembangnya. Dibawah ini adalah beberapa contoh alat musik tradisional :

  1. Gambus (Riau)

Gambus merupakan alat musik tradisional yang memiliki sumber bunyi dari dawai atau senar, bunyi ini juga bisa dekelompokan dalam jenis bunyi Kordofun. Senar dari alat musik gambus ini terdiri dari 3 sampai dengan 12 senar. Untuk asal daerahnya, gambus berasal dari daerah Riau.

  1. Angklung (Jawa Barat)

Alat musik tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat ini telah menjadi salah satu alat musik tradisional Indonesia yang mendunia. Cara memaikan angklung terbilang cukup mudah, yaitu dengan menggunakan tangan kita. Alat musik angklung ini memiliki jenis bunyi Ideofon.

  1. Gendang (Yogyakarta)

Cara memaikan gendang adalah dengan ditepuk, alat musik ini berasal dari daerah Yogyakarta, gendang sendiri memiliki jenis bunyi Ideofon.

  1. Gamelan (Jawa Tengah)

Gamelan adalah alat musik tradisional yang cara memaikannya adalah dengan dipukul pake alat pemukul. Alat musik ini berasal dari daerah jawa tengah. Gamelan sendiri terdiri dari beberapa alat musik seperti Rebab, Bonang,  Bonang Penerus, Kendang,  Barung, Demung, Saron.

Gamelan berasal dari kata “gamel” yang dalam bahasa jawa berarti memukul atau menabuh. dan diikuti kata “an” sehingga menjadikannya kata benda.

  1. Sasando (Pulau Rote)

Alat musik tradisional yang satu ini berasal dari Pulau Rote, NTT. cara memaikan alat musik ini adalah dengan dipetik. Seiring dengan berkembangnya zaman, terciptalah yang dinamakan Sasando Elektrik, sebuah alat musik tradisional dengan sedikit modifikasi, namun tetap mempertahankan bentuk klasiknya.

Sasando sendiri terbilang alat musik yang langka, hal tersebut dikarenakan semakin berkurangnya minat anak muda untuk memaikan alat musik tradisional ini.

  1. Ladolado (Sulawesi Tenggara)

Alat musik Ladolado merupakan alat musik dengan jenis bunyi Ideofon. Cara memaikan alat musik ini adalah dengan dipukul. Alat musik Ladolado sendiri berasal dari daerah Sulawesi Tenggara.

  1. Ganda (Gorontalo)

Ganda merupakan salah satu alat musik yang cara memainkannya dengan ditepuk menggunakan telapak tangan. Alat musik yang berasal dari Gorontalo ini memiliki jenis bunyi Membranofon.

  1. Nafiri (Maluku)

Alat musik yang berasal dari daerah maluku ini termasuk kedalam jenis musik dengan bunyi membranofon. yaitu alat musik yang cara memaikannya dengan menggunakan telapak tangan (ditepuk).

Kesimpulan

Alat Musik Tradisional adalah suatu ciri khas sebuah bangsa, maka dari itu, menjaga, memelihara dan melestarikan budaya dengan alat alat musik tradisional merupakan kewajiban dari setiap individu, dengan kata lain kebudayaan merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dilestarikan oleh setiap suku bangsa. Alat Musik tradisional juga dapat di kolaborasikan dengan musik moderen yang tidak kala menarik untuk di saksikan.

Seharusnya, Alat Musik Tradisional jangan pernah di tinggalkan karena musik tradisional adalah warisan nenek moyang suatu bangsa yang di turunkan secara turun temurun.

Demikian yang bisa saya sampaikan pada postingan berjudul ” 8 Contoh alat musik tradisional beserta daerah asalnya ” mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata dalam penulisan maupun ucapan. Cukup sekian dan terimakasih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *